Nonton bareng 24 Mei 2010

Nonton bareng 24 Mei 2010

Tuesday, March 20, 2018

Kisahku ttg Sempoa

Berawal ikut pelatihan Sempoa di th 1999,di Purwokerto....aku mengenal apa itu metode Sempoa. Saat ikut pelatihan niatnya  utk mengajari ponakan2ku dan mengisi waktu luangku, saat tdk ada jadwal ngajar di kampus. Tetapi Pelatihan Sempoa menuntutku harus punya murid dulu,baru bisa mengikuti ke level pelatihan Sempoa berikutnya, maka ku buka kelas Sempoa di rmh dg  murid2 TPA ku di masjid dekat rumah. Berawal 4 anak, lalu dari mulut ke mulut bertambah tawaranku mengajar Sempoa baik kelas (di rumah)  maupun privat. Bahkan ada muridku anak spesial need (ABK, anak Autis), ini tantangan pertamaku bgm menangani anak spesial Need (Anak Berkebutuhan Khusus).

Sampai th 2002 aq hijrah ke Depok, ikut Suami.....dg berat hati kutinggalkan murid2ku di Purwokerto. Namun dg niat suciku mengikuti ke mana suami tinggal, dg qodar Allaah dua minggu setelah menikah aq dapat tawaran mengajar sempoa di TK Indria Depok 1.  Awalnya hanya 2 orang muridku, lalu di th 2003 bertambah byk murid sempoaku sampai 20 anak. Karena murid Sempoaku bukan hanya anak TK , lbh byk anak SD jadi kubuka kelas Sempoa di rmhku. Semakin bulan semakin bertambah murid Sempoaku hingga mjd 50 anak, sampai akhirnya ada bbrp ortu murid Sempoa yg berminat mengikuti pelatihan Sempoa dan membantuku menjadi guru Sempoa.

Di th 2004 suamiku dipindah tugas ke Manado, aku serahkan murid2 Sempoa ku pada guru2 Sempoa di Depok. Dan di Manado kubuka lg kelas Sempoa. Murid Sempoa pertamaku di Manado adl anak SMP kls 1 (twins), skrg mereka sdh lulus S2 ( ini murid Sempoaku yg seperti adik2ku). Dan buka kelas Sempoa di SD Islamic Manado. Berbekal pengalaman di Depok membuat pelatihan Sempoa utk orang Dewasa yg berminat utk menjadi guru Sempoa, maka ku mulai juga mengadakan pelatihan Sempoa utk calon gutu2 Sempoa. Dua th aku di Manado, dg Qodar Allah murid sempoa kami mencapai  kira2 100 anak dg 20 guru Sempoa dan  kami bisa menyelenggarakan lomba Sempoa di Manado dan seminar parenting dg pembicara pa Taufiq Pasiak.

Th 2006 kembalilah aku ke Depok dan melanjutkan mengajar Sempoa. Dan bisa menyelenggarakan lomba sempoa serta seminar parenting dg pembicara pa Amin. Dgn pengalamanku mengajar Sempoa di berbagai kota dan menekuninya bertahun2 serta dg qodar Allaah, membuatku byk belajar bgm menangani anak2. Kenapa byk anak yg tidak suka belajar matematika, kenapa dg Sempoa anak2 jd lebih menyenangkan belajar matematika khususnya aritmetika (tambah, kurang, kali, dan bagi). Hal ini akan aku ceritakan di bagian tersendiri, baca terus blog ini ya :)

Namun sejak 2008 aku off mengajar Sempoa karena kesibukanku mengurus ketiga anakku . Hingga agustus 2017 aku mulai mengajar Sempoa lagi, itupun berawal krn ada anak kebutuhan khusus dan ortunya meminta tolong aku utk mengajar Anaknya Sempoa. Dari anak ini aku byk belajar bgm mengatasi ketegangannya menghadapi angka2, bgm membuatnya enjoy dan happy saat berhitung serta akupun belajar dari anak ini mengapa dia bisa senang matematika. Ya......anak ini  merasa sdg bermain dg sempoa, ia tdk merasa sdg belajar matematika khususnya aritmetika. Satu semester anak ini les Sempoa, sekarang dia sudah mengenal konsep perkalian dg metode sempoa. Alat Sempoa memudahkannya utk belajar aritmetika  secara visual (berhitung secara nyata,terlihar apa yg dia hitung yi manik2 sempoa). Dan sekarang ada 8 anak yg belajar Sempoa di tempatku. Aku berfikir Allah menghadirkan 8 anak sempoa ini  agar aku belajar lebih banyak tentang anak2 ,tetang hal terpenting apa yg harus ditanamkan sambil mereka belajar sempoa. Sehingga akupun jadi bertambah ilmu lg bgm aku membimbing ketiga anak2ku sendiri. Ya....hal terpenting adl bagaimana membimbing anak2 ini agar punya karakter yg baik dan berakhlaq mulia, membimbing anak2 ini utk senang belajar dan punya komitmen serta tanggungjawab. Maka akupun memberi PR pada anak2 sesuai kesepakatan mereka, sambil pelan2 membimbing mereka utk senang belajar dan bertanggung jawab pada tugas2nya (PRnya).Terakhir dg Allaah menghadirkan anak2 ini membuatku tak lupa bersyukur dan selalu berdoa pada Allaah utk semua murid2ku agar mereka kelak menjadi anak2 yg dicintai sang Penciptanya,Allah SWT......robbihabliminasholihin anak2ku serta murid2ku, I love U kids :)

Thursday, March 15, 2018

Lima Murid Baru Sempoa

Bulan Maret ini, ada 5 murid baru sempoa kami. Semuanya jauh2 tinggalnya, ada yg di Cilodong, Beji, Megapolitan Cinere dan Gandul.
Mereka tahu info ttg sempoa kami dari blog ini, dan sebelum mulai kursus kami adakan coba gratis 1x pertemuan. Tujuannya agar anak mengenal dulu apa itu sempoa dan bgm metode pembelajarannya, serta saya sebagai pengajar pun jadi mengenal sedikit karakter dan kemampuan anak yg akan kursus.

Sebelum atau setelah trial, saya selalu ada wawancara dg orangtuanya. Tujuannya agar saya tahu sejauh mana orangtua mengenal anaknya  (karakter dan kemampuan anak) dan apa harapan orangtua saat mengikutkan anaknya kursus sempoa ini. Dan tak lupa saya pun memaparkan apa tujuan dari belajar sempoa ini :
-mengenalkan konsep aritmetika (tambah, kurang, kali dan bagi) pada anak dg menghadirkan alat sempoa sbg alat bantu visual anak dlm berhitung. Buat anak2 yg cara belajarnya dg menggunakan visual maka akan mengasikkan buatnya belajar sambil bermain sempoa ini. Dan bagi anak yg cara belajarnya audio, saya selalu bicara (pelan) saat dia menggerakkan sempoa (intruksi suara saya melatih anak utk melihat sempoanya). Sehingga anak visual atau audio bs memahami metode sempoa dg baik dan menerapkannya dlm berhitung.
-melatih kemampuan otak kanan anak dg cara pelan2 mengajarkan anak berhitung tanpa alat sempoa (anak diajarkan berhitung dg membayangkan/seolah2 dia menggerakan manik2 sempoanya pasa saat berhitung). Jadi dengan sempoa sbg upaya menstimulus kemampuan otak kiri (hiting2an/matematika) dan otak kanan (bayangan sempoa) anak2, ini bagus bgt buat anak2 diusia golden age (0-9 th).
-memotifasi anak agar mereka senang/enjoy dlm berhitung (belajar matematika, khususnya aritmetika). Byk anak yg ikut kursus sempoa ini tdk mau ada PR, krn males mengerjakan PR . Hal ini pelan2 kami latih anak secara bertahap memberikan PR (sesuai kesepakatan anak) dan meminta anak bertanggungjawab dg PRny (mengerjakan PR sendiri tanpa dibantu orangrua). Dan kamipun biasanya memberikan hadiah utk anak2 yg mengerjakan PR, walau small thing (hanya sticker).
-membuat suasana kelas menyenangkan dg tanyajawab, ini melatih anak agar terbiasa (tdk tegang) saat sesi tanya jawab ini (biasanya saat anak2 mau pulang/selesai kursus). Sesi ini biasanya paling dinanti anak2, karena kami selalu merayakan bersama dg cara Toss buat anak2 yg bs jawab pertama.
-walaupun anak2 belajar  dlm satu saat (satu kelas), tp sistem pembelajarannya individual krn tiap anak berbeda2 kemampuan dlm memahami suatu konsep matematika. Kami menghargai sekali bhw tiap anak itu unik dan tiap anak jika di stimulus dg baik dan tepat pasti bisa dan senang belajar matematika (aritmetika).

Nah.....setelah anak2 mengikuti kursus, kami selalu memberikan laporan perkembangan anak pada orangtuanya saat mengikuti kursus (by Whatsapp) atau discus langsus dg orangtuanya. Kami pun akan memberikan sertifikat dan raport pada anak setiap mereka menyelesaikan satu modul sempoa. Modul Sempoa kami terdiri dari:
-Modul Junior  (utk TK)
-Modul 1 (penjumlahan dan pengurangan dg sempoa)
-Modul 2 (penjumlahan dan pengurangan tanpa sempoa)
-Modul 3 (perkalian dan pembagian dg sempoa)
-Modul 4 (perkalian dan pembagian tanpa sempoa)
-Modul 5 (berhitung dg angka desimal)

Beginilah sekelumit ttg sempoa kami yg sdh aktif lagi sejak agustus 2017, dan skrg ada 8 murid.

Bagi yg berminat silahkan WA ke no 08161428432 (bu Ela)
Atau datang lgs ke Rumah Bu Ela  : Bukit Rivaria Sektor 3 blok D3 no 11, Sawangan Depok .....utk melihat kelas sempoa di hari
-Senin dan Kamis jam 13.00-14.00
-Selasa dan Kamis jam 16.30-17.30
-Sabtu jam 07.30-09.00

Kami jg menyediakan kelas belajar membaca (waktu sesuai kesepakatan)
Dan kursus english di hari sabtu jam 10.00-11.00

Thanks, Ela

Saturday, January 20, 2018

Anakku Tidak Percaya Diri

Murid sempoaku bertambah lagi.....kali ini dua anak perempuan, satu usia 4 th dan satu usia 7 th. Saat pertamakali kelas sempoa dimulai, ortu mereka bilang : "anak saya ngak PD, bu Ela". "Utk matematikanya sangat kurang", bu. Aku hanya menjawab, yuk kita ikutkan anak2 ibu di kelas trial sempoa.

Mulailah kelas trial sempoa, aku kenalkan apa itu alat sempoa dan bgm cara menggunakannya sehingga alat ini membantu kita utk menghitung angka2. Saat perkenalan sempoa anak2 ini asyik menggerakkan manik2 sempoa dan terlihat serius tanpa kata. Bahkan saat ditanya merekapun seringkali terdiam karena malu utk menjawab atau mungkin takut salah jawabannya. Ya, itu dua kemungkinan yg bs aku simpulkan pada anak2 ini.

Setelah akhir pelajaran pengenalan alat sempoa dan cara penggunaaannya, aku coba meminta anak2 ini menyimpan sempoanya dan jangan mengerakkan sempoanya tapi boleh melihat alat sempoanya. Lalu aku ajarkan anak2 menghitung tanpa sempoa tapi boleh melihat sempoanya tanpa menggerakan manik2 sempoanya. Tanya jawab pun aku mulai, 5 ditambah 2....ayo kalian bayangkan seolah2 kalian menggerakan manik 5 dan manik 2, jadi berapa hasilnya. Anak yg usia 4th lgs jawab  7,tanpa liat sempoa. Dan anak yg 7 th pun menjawab 7, dengan melihat sempoa tapi tidak menggerakkan sempoanya.
Lalu kami ber3 merayakan kehebatan dua muridku ini dg "tos" dan bersorak, kalian pintar. Akhirnya suasana kelas yg tadinya sunyi menjadi ceria dan kelas pun menjadi hidup dg tebak2kan soal2 penjumlahan dariku dan disambut ceria olah dua murid baruku ini. Ya, ternyata diamnya anak2 merasa ngak bs dan merasa takut salah saat menjawab. Ini yg aku latih terus ditiap kelas sempoa mereka.sampe akhirnya di pertemuan ke 3 dua anak ini mulai terlihatpercaya diri mengerajakan soal2  penjumlahan dan pengurangan sendiri tanpa aku bantu dan mulai berani menjawab dg suara tegas tanpa ragu2.

Ya.....Percaya Diri anak2 bisa kita tumbuhkan secara bertahap. Jangan pernah mengecap bahwa anak kita bodoh. Tidak ada anak yg bodoh yg ada adalah anak yg malas. Dan kita hanya bisa mensupoort dan mengarahkan anak2 kita agar selalu bersemangat utk berlatih dan berlatih....itu kunci agar anak2 kita percaya diri dlm pelajaran matematika.

Semoga kisahku ini bermanfaat buat para orangtua yg memiliki anak2 seusia ini.

Dan ini jadwal kelas sempoa kami :

Senin dan kamis jam 13.00-14.00
Selasa dan kamis jam 16.30-17.30
Sabtu jam 08.00-09.00
Dan ada kelas english jg di hari sabtu jam 10.00-11.00
Info dan pendaftaran bisa WA di no 08161428432 (ibu Ela)

Sunday, December 17, 2017

Ketika Anak Kita tidak bisa berhitung ( takut dg pelajaran matematika)

Suatu hari ada telp dari seorang bapak yg meminta saya utk mengajar sempoa putranya yg kls 5 SD. Saya tdk langsung menerima putranya mjd muridku, tp saya benyak bertanya dan mendengar kisah bapak tersebut ttg putranya. Kurang lebih seperti ini isi percakan saya dan bapak tersebut, lewat telp :

Bapak : ibu, betul ini lembaga sempoa cita.
Saya : betul, pa....ada yg bs saya bantu?
Bapak : saya mau daftar sempoa utk putra saya, kls 5 SD....bisa?
Saya :  bapak sudah tahu ttg  sempoa?
Bapak : sudah, bu....dari teman saya dan teman sayabilang sempoa sangat cocok utk anak saya.
Saya : apa yg bapak ketahui ttg metode sempoa?
Bapak : itu hitung2an orang china dari jaman dulu yg pake alat hitung sempoa.
Saya : apa yg bapak harapkan setelah anak bapak belajar sempoa?
Bapak : putra saya sdh kls 5 SD masih kesulitan utk materi matematika terutama penjumlahan dan pengurangan serta perkalian dan pembagian
Saya : betul pa....metode sempoa membantu anak utk mengenal penjumlahan dan pengurangan serta perkalian dan pembagian. Caranya dg menggunakan alat sempoa utk membantu anak2 yg kesulitan belajar berhitung jika tdk ada bentuk nyatanya. Jadi dg alat sempoa anak yg belajarnya dg cara visual akan mudah....dan pelan2 anak tersebut dilatih imaginasinya dg membayangkan seolah2 dia sedang menggerakan manik2 sempoa dlm berhitung. Jd di sini anak dilatih kemampuan otak kanan dan kirinya dg bantuan alat sempoa tersebut.

Setelah beberapa bulan percakapan tsb, tiba2 bapak tersebut WA saya dan bikin janji utk dtg tempat kami bersama putranya. Dan singkat cerita, putranya tersebut mulai belajar sempoa dgku. Awalnya dia tampak tegang dan pendiam. Melihat ketegangan anak ini, saya selalu memberikan pujian setiap kali dia bisa menyelesaikan soal2 penjumlahan dan pengurangan tanpa saya bantu....kamu hebat, kamu pintar, jadi mudahkan penjumlahan dan pengurangan itu....kata2 ini yg selalu aku katakan padanya. Sampai akhirnya diapun mau membuka suara dan bilang padaku, "ibu....aq ngak mau ada PR". Apa reaksiku saat itu?
Aku bilang padanya : ok, kalau gitu setiapkali mau belajar kita bikin kesepakatan yuk.
Anak tsb : kesepakatan apa, bu?
Aku : setiap kali kita belajar, kita bikin kesepakatan brp halaman yg akan kamu kerjakan di sini...gmn?
Anak tsb : dia hanya mengangguk

Beberapa bln kemudian...anak tsb bisa menyelesaikan buku modul 1 dan lgs mengerjakan test modul 1 dan...Alhamdulillah dia lulus modul 1 dg hasil sangat bagus, hanya salah 2 dari 80 soal. Akupun  tdk memberitahukannya terlebih dulu padanya ttg test itu, aku hanya bilang....kerjakan latihan ini ya, nak. Ini utk menghindari ketegangannya dan ketakutannya pada matematika. Tapi setelah test berlangsung dan hasilnya sangat bagus, akupun tak lupa bilang padanya : kamu hebat bisa menyelesaikan 80 soal pada waktu secepat ini serta hasilnyapun bagus. Jadi mudahkan belajar penjumlahan dan pengurangan itu?
Anak itupun : tersenyum bahagia #ini kali pertama aku melihatnya tersenyum#

Dan sekarang dia sedang belajar bayangan, mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan tanpa alat sempoa (membayangkan seolah2 dia menggerakkan alat sempoanya). Dan saat ini dia sangat terlihat rileks dan banyak bercerita ttg byk hal padaku.....bahagianya bisa membantu anak ini sedikit demi sedikit keluar dari tekanan rasa takut dan trauma pada soal2 matematika. Semua ini karena pertolongan Allah, aku dan dia selalu memanjatkan doa padaNYA...mudahkan anak ini utk memahami ilmuMu,doa mau belajar. Dan setiap kali selesai belajar aku dan dia mengakhiri les sempoa ini dg doa syukur nikamat, dg harapan dg byk bersyukur in syaa Allaah akan ditambah nikmatnya. Dan saat anak ini tumbuh rasa percaya dirinya bhw dia bisa matematika inilah nikmat yg Allah berikan padanya.

Ketika anak kita tidak bisa berhitung padahal sudah kelas 5 SD jgn panik dulu dan jgn memarahinya....krn kecerdasan matematika atau kecerdasan kognitif itu bisa kita stimulus  dg latihan dan latihan.

Kebahagiaan itu saat kita bermanfaat utk oranglain, dan kesabaran itu dtg ketika kita ikhlas melakukannya karena Allaah.
Wallahu'alam

Saturday, October 14, 2017

Tambah lagi murid sempoaku (bag 2)

Kisah Fadlan,murid sempoaku
(Tiap sabtu dia menempuh jarak  kira2 10 km/1 jam utk belajar sempoa ditempatku,salut dg orangtuanya Fadlan) ��

Sebulan sdh Fadlan belajar sempoa....dia anak yg pandai, cepet faham saat aq ngajarinya bayangan sempoa. Dia pun seneng sekali bs berhitung dg cepat tanpa alat sempoa,bayangan. Nilai matematika Fadlan  saat UTS kemarin 100.  Fadlan dan orang tuanya pun tampak bahagia.

Sekarang Fadlan sdh mulai berajak ke rumus2 sempoa yg lbh sulit...ini tantangannya. Bgm mengajarkan aritmetika dg menyenangkan sehingga dia bs melewati kesulitan soal2nya. Dan bgm membimbingnya agar dia tdk mudah puas dg nilai matematika yg sdh dicapainya di sklh,yaitu 100. Penasaran bgm metode pengajarannya,yuk....bergabung dg kelas sempoa kami di hari sbb :
*) selasa jam 16.30-17.30 wib
*) kamis jam 16.30-17.30 wib
*) sabtu jam 08.30-09.30 wib

Pesanku pada orangtua Fadlan,"Yg penting keceriaan Fadhlan sebagai anak2 tetep terjaga....jgn sampe sempoa atau belajar apapun bikin dia stress dan hilang keceriaaannya sbg anak2"

Robbihabli minasholihin Fadlan sayang ❤

Friday, September 8, 2017

Tambah lagi murid sempoaku (bag 1)

Sabtu dua minggu lalu, aq kedatangan murid sempoa lg. Namanya Fadlan, kelas 1 SD. Rumahnya kira2 10 km dari tempat kursus sempoa. Dengan tekad yg kuat dari org tuanya agar anaknya bs berhitung dg metode sempoa krn selain utk menghitung cepat jg bagus utk menstimulus perkembangan otak kiri dan otak kanan putranya.

Tantangan buatku utk belajar dg nya, pertama adl jarak rmh dan tempat kursus ini sangat jauh....bgm membangkitkan mood anak setelah menempuh perjalanan yg juh dan seringkali macet. Kedua karakter Fadlan yg kinestetik tapi analisa thinkingnya sangat bagus, efeknya cepet bosan  dg hal yg monoton. Jd aq pun harus seringkali mengajaknya mengobrol hal2 yg berupa menganalisa sesuatu. Misalnya : ketika aq memberitahunya bhw, Fadlan menulis angka 9 nya caranya bikin lingkaran lalu tarik tangkainya ke bawah ya. Dia tertarik dg kata tangkai......lgs dia bertanya kenapa ibu bilangnha tangkai bukan garis.  Iya krn garisnya seperti tangkai, jawabku. Apa tangkai itu bu, tanya Fadlan. Aq pun menjawab diplomtis, "Yuk setelah Fadln selesaikan soal ini...kita cari bunga di halaman, nah di bunga tsb ada bagian yg namanya tangkai". Jawaban panjang ini ternyata membuatnya penasaran dan membuat Fadlan mau melanjutkan soal2 penjumlahan di hadapannya.

Akhirnya kami pun rehat sejenak mencari bunga dan memetik bunga tersebut utk menunjukkn bagian2 bunga padanya. Setelah itu aq pun bilang pada Fadlan, sekarang bunga ini Fadlan kasih ke mamah ya. Dzn bilang pada mamah : I love you, Mamah. Fadln pun mengikuti instruksiku dg ekspresi wjah "cool". Krn mungkin hal ini tdk bias dilakuknnya. Setelh itu kami pun melanjjtkan bermain sempoa hingga tak terasa sdh hampir 1, 5 jam belajar smbil bermain.

Dan sabtu ini, 9 september'2017 ketiga kalinya Fadlan akan belajar sempoa......kejutan apa lagi yg akan terjadi saat kami berlajar sambil bermain sempoa kali ini ya (bersambung)

Tuesday, September 5, 2017

Kelas Sempoa ku @Bukit Rivaria, Sawangan Depok (episode 2)

Cerita murid sempoaku

Jumat, 11 Agust 2017 murid sempoaku belajar dg semangat....PR ya pun dia kerjakan semua. Aku pun tak lupa memberinya hadiah walau hanya sekedar rautan pensil,namun raut wajahnya tampak senang. Akupun jd tahu bhw baginya harga hadiah tdk lah penting tp perhatian dan penghargaan kita padanya krn telah menyelesaikan PRnya itu yg dia butuhkan ❤

Dan kali ini ibunya ikut masuk kelas,walau ibunya menemaninya belajar di sampingnya,Fawwaz tetep semangat.....Alhamdulillah

Dan saat Fawwaz aku kenalkan dg bayangan sempoa, Fawwaz pun bisa menjawab soal2 penjumlahan yg aku diktekan dg cepat....senyum manis dan bahagiapun terlihat di wajah ibunya. Akupun  merayakan keberhasilan Fawwaz dg "high five".....Fawwaz pun tampak bahagia dan percaya diri bhw dia ternyata bs berhitung dg cepat

Robbihabliminasholihin Fawwaz sayang ❤