Nonton bareng 24 Mei 2010

Nonton bareng 24 Mei 2010

Friday, July 13, 2018

Selamat Datang Murid2ku

BISMILLAH, DI Tahun ajaran baru ini, bertambah 1 lg muridku......Ya Robb, tuntunlah aku utk dapat membimbing anak2ku dan murid2ku ini agar kelak meraka menjadi anak2 yg sholeh, sholehah, m
enyejukkan hati serta mjd pemimpin org2 yg bertaqwa....aamiin

*) 1 kelas maksimal 4 anak.
*) Tiap anak dikenalkan sempoa dg metode pembelajaran yg disesuaikan dg karakter dan keunikan mereka.
*) Dalam 1 kelas terdiri dari anak2 yg berbeda modul, agar saling support dan pembentukan karakter yg positif satu dg yg lain (belajar bersosialisasi).
*) keterbukaan dan kerjasama orangtua sangat membantu perkembangan murid2 sempoaku.

Terimakasih tak terhingga pada para orangtua Murid Sempoa atas support dan kerjasamanaya, selama anak2nya tergabung dlm Sempoa Cita ini.

Thursday, May 17, 2018

Ketika ketemu murid yg pendiam dan pemalu (kisah anak2 hebat, bagian 5)

Usianya belum genap 7 th, anak ini sangat pemalu dan tdk byk bicara. Inilah tantanganku utk menghadapinya, membimbingnya utk mau bercerita apa yg ada di hati dan fikirannya. Sehingga aku bisa lebih mudah mengetahui apa maunya, apa dia senang atau tidak, apa dia merasa capek atau tidak.....saya hanya berusaha membaca fikirannya dari gerak tubuhnya dan mimik mukanya.  Satu hal yg saya khawatir saat mengajar anak yg pendiam atau malu mengungkapkan isi hatinya adalah khawatir anak ini trauma belajar sempoa yg akhirnya trauma brlajar matematika. Inilah tantangan terbesarkanku utk membuat 1 jam belajar sempoa dgnya harus dibuat menyenangkan, apalagi anak ini harus menempuh kemacetan utk sampai di tempat les sempoa ini.  Dan hal yg tampak menyenangkan adl setiap diakhir kelas ketika aku memberinya tebak2an soal bayangan matematika tampak raut wajah bahagianya saat dia bisa menjawabnya dg  betul. Ya....bahagianya aku saat melihat senyum indah dari bibir anak mungil ini.
Upaya lainku adalah sering berkomunikasi dg orangtuanya utk lebih mengetahui dan mengenal serta memahami anak ini. Dan terakhir adalah doaku utk anak ini, ya Robb bantu aku untuk membimbingnya dan Robbihabli minasholihin  Nak :)

Ku melihat anak ini Cerdas,walau dia pendiam (Kisah Anak2 hebat,bagian 4)

Suatu sore dpt WhatsApp Dari orangtua Murid sempoa kami seperti ini (anaknya kls 3 Dan baru 2 bln ikut sempoa) :

Bu Ela... Alhamdulillah Salma ga ikut remed bu..

Matematikanya juga ga remed.. Alhamdulillah..

Waktu belajar sblm ujian math kemarin salma bikin tabel perkalian atas inisiatifnya sendiri.. Saya tanya berkali-kali.. Ide dari mana.. Dia bilang dia mikir sendiri..

Jd katanya pas ujian math dia pertama-tama bikin tabel perkalian dulu.. Bagian perkalian yg dia lupa.. Dihitung dgn penjumlahan yg dia tandai dgn bulet2 itu.. Katanya spy ga salah hitung..

Jd pas perkalian, pembagian dan pecahan yg dia lupa dia akan lihat tabel itu..

Alhamdulillah dia bisa nyelesaikan masalah math yg mmg blm dia kuasai..

Alhamdulillah.. Kemampuan penambahan dan pengurangannya sdh lbh baik dari sebelumnya.. Dan sprtnya sempoa bantu dia untuk problem solvingnya.. Biidznillah..

Alhamdulillah.. Jazaakillahu khayran bu Ela.. ❤

#senang Dan bangga pada muridku yg Satu ini...walau pendiam, dia bagai Berlian yg sedikit saja digosok (distimulus) lgs tampak kilau cahayanya....setiap anak cerdas, Dan kecerdasan adl anugrah Allaah#

Tuesday, May 1, 2018

Alhamdulillah, kehadirannya membuatku belajar bgm menghadapi anak lelakiku (kisah anak2 hebat, bag 3)

Suatu pagi,baru saja sampe rmh setelah mengantar anak2 ke sekolahnya masing2....saat mau nutup gerbang,ada motor parkir di depan rumah. Lalu turunlah seorang ibu dan anak laki2nya kira2 usia 10th menghampiriku. Beliau pun bertanya padaku,betul ini tempat les Sempoa Cita....sambil beliau menunjukkan blogsempoa Cita di telp genggamnya.

Kamipun melanjutkan percakapan di dlm rmh,dan kutanya kenapa anaknya ingin les sempoa. Kata ibunya,dia kesulitan di pelajaran matematikanya terutama di pembagiannya. Lalu kutanya anaknya,sudah tahu ttg sempoa. Anaknya bilang....belum. Yuk kita coba belajar sempoa sekarang,di ruang belajar kami. Saat belajar,ku liat dan kuamati anak ini pandai dan sdh bisa diajak diskusi ttg bbrp hal yg kami perbincangkan saat itu. Ttg pelajaran matematika yg dianggap sulit olehnya yi teori Phitagoras,KPK dan FPB. Ttg pembagian yg masih bingung dll. Ya....sekilas dari pengamatanku anak ini cerdas linguistik dan matematikanya. Aku yakin anak ini bs menyelesaikan modul2 sempoa dg cepat. Itu kesan pertamaku padanya ��

Pertemuan 1,2 dan 3 anak ini terlihat senang dan semangat saat sempoa. Tiap awal pertemuan aq dan dia membuat kesepakatan mau sampe halaman berapa latihan sempoanya,diapun bs dg cepat memutuskannya (tdk ragu2). Tp dia tdk mau ada PR,padahal dia bs mengerjakan 10 soal Sempoa hanya dlm wkt 1,5 menit saja.

Pertemuan 4,5 dan 6,mulai berkenalan dg istilah sahabat kecil-sahabat besar...dia mulai menurun semangatnya dan selalu bilang,susah ini bu Ela. Iya Nak,ayo bu Ela terangkan perlahan dan bu Ela yakin kamu bisa. 10 soal pertama tdk pake wkt,10 soal selanjutnya mulai pake wkt lagi...dan ternyata dia bs menyelesaikan 10 soal hanya dlm wkt 2 menit saja. Lalu ku bersorak merayakan prestasinya,sambil berujar :"tuh kamu bisa khan dan cepat pula mengerjakannya". Dan diapun tersenyum lebar,runtuhlah rasa ragu akan kemampuannya. Satu persatu kami susun puzzle rasa percaya dirinya,dia hanya butuh pembuktian bhw dia bisa dan dia anak yg cerdas ��

Kecerdasan  datang dari NYA,doaku utk nya Robbihabliminasholihin Nak ��

Friday, April 27, 2018

Akupun belajar dari anak2 ini (Kisah Anak2 Hebat,bag 2)

Dua kakak beradik ini kls 3 dan kls 2 SD,jenis kelamin mereka sama tp mereka punya karakter yg sangat berbeda....tiap anak itu "unik". Dan semua anak itu cerdas,tinggal bgm aku menemukan kecerdasan anak2 ini. Dan akupun byk belajar dari dua kakak beradik ini....membangun suasana belajar sempoa yg menyenangkan dan membuat mereka berdua nyaman dgku,ini yg aku terapkan saat belajar sempoa dg mereka atau dg murid2ku yg lain.

Dan Sore ini hujan turun cukup deras.....Cuaca di luar cukup dingin.....Namun  dua kakak beradik ini tetap datang les sempoa,akupun salut pada mereka.
Rumah mereka di Cilodong,cukup jauh dari tempat les sempoa kami (Sawangan).  Doaku utk kalian,Robbihabliminasholihin nak ��

Wednesday, April 18, 2018

Kisah Anak2 Hebat di tempat les kami (bag 1)

Sekarang 10 murid sempoa kami plus 1 ibu.....banyak cerita dan pengalaman selama kami belajar sempoa bersama anak2 dan satu ibu ini. Mereka semua adalah guru2ku yg membuat aku semakin merasa kurang ilmu. Ya...membuat aku harus byk baca buku,baca hikmah dari kehidupan yg Allaah hadirkan dan bertanya serta berkonsultasi dg guru2 anak2ku serta para psikolog dlm menangani anak2 ini.

Muridku yg satu usia 4,5 th cerdas di lingustiknya,setiap belajar sempoa senengnya sambil cerita....sehingga kurang focus mengerjakan soal matematika. Maka kami bikin kesepakatan,saat mengerjakan 10 soal matematika maka aku dan muridku hrs diam tdk bersuara. Dan setelah 10 soal tsb diselesaikan muridku istirahat 5 menit dan boleh memilih stiker yg dia sukai dan stempel sendiri hasil kerjanya serta boleh bercerita tentunya (utk menyalurkan kecerdasan linguistik dia).

Muridku yg ini usia 11 th sangat pendiam,dia bisa atau tdk bs mengerjakan soal latihan hanya diam seribu bahasa. Sehingga aku pun sering tanya jawab soal matematika (baik dg sempoa atau tanpa sempoa/bayangan) sehingga mau tdk mau dia harus berbicara. Dan setiap kali selesai belajar selalu kutanya, Andi (bukan nama sebenarnya) suka belajar sempoa? Andi jawab suka. Dan setiap kali jadwal les,dia rajin dan semangat dtg ke tempat les. Dan skrg sdh 8 bln les sempoa di tempat kami dan hampir  menyelesaikan modul 2. Dan saat ini kucoba dg tambahan belajar Inggris (dengan mendengarkan recorder belajar bhs Inggris) dia pun mulai byk bicara dan ternyata dia byk tahu kosa kata bhs Inggris dg baik. Ternyata dia punya kecerdasan linguistik tetapi rasa malu,takut salah dan percaya diri yg kurang membuat dia jd pendiam di kelas. Jadi inilah PR ku utk muridku ini....membangun percaya diri,berani keluar dari zona nyamannya dan salah itu hal biasa sbg manusia tinggal bgm kita hrs memperbaiki diri saat kesalahan sdh terjadi.

Dan masih byk cerita lain yg membuatku hrs banyak belajar dari murid2ku. Lain kali akan kuceritakan lg,semoga bermanfaat buat yg membacanya.

Orang tua anak2 yg les di tempat kami  adalah teman2 sharingku dlm  pengasuhan anak2ku dan sebaliknya aku menjadi tempat sharing mereka.....dan kami sama2 mencari solusi terbaik utk anak2 ini. Dan kami berusaha menstimulus 7 kecerdasan pada anak2 ini. Tetapi yg paling utama adalah mengasah kecerdasan spiritual mereka,membangun akhlaqul karimah pada mereka. Krn anak2 yg cerdas secara spiritual,in syaa Allaah kecerdasan lainnya akan terasah dg mudah. Allaah lah yg memberikan kecerdasan pada anak2 ini,maka berdoalah pada Allaah.....robbihabliminaaholihin,aamiin ❤


Wednesday, March 28, 2018

Anak kinestetik pun senang Sempoa

Anak laki2 kami, biasa dipanggil Abang Syafiq adl anak  kinestetik yg super aktif. Abang Syafiq  di usianya 7 th akhirnya takluk juga di depan manik2 sempoa....Alhamdulillah.
In syaa Allaah sebentar lagi Abang Syafiq bisa menggunakan metode bayangan sempoa sehingga bisa mengoptimalkan potensi berhitung cepat dan akhirnya bs diaplikasikan dalam kehidupan nyatanya.....aamiin.

Sementara adiknya (perempuan) yg berusia 5 th, tipikal anak yg cara belajarnya audio namun bisa takluk dan asyik bermain sempoa dan bs memahami konsep penjumlahan dan pengurangan dg mudah (dg metode sempoa ini)...Alhamdulillah. Dengan sempoa in syaa Allah bisa mengasah kemampuan otak kanan dan kirimu ya, Nak. Dan dia bisa belajar dg audio dan visual...aamiin.  Allaah sdh membekali tiap makhluknya sejak lahir yi "Pendengaran (audio), penglihatan (visual) dan hati" (QS 32: 9). Dengan sempoa ini sbg salah satu cara mengoptimalkan potensi2 yg Allaah SWT  berikan kepada anak2 ini, aamiin.

Anak sulungku, sekarang 11 th (kls 6) sudah aq kenalkan dg sempoa sejak usia 4 th. Dia anak perempuan yg kinestetik, dan alhamdulillah bs senang belajar sempoa (aritmetika yi tambah, kurang, kali dan bagi) dari 4 th. Dan setelah selesai belajar sempoa (diusianya 8 th) diapun melanjutkan belajar matematika di kumon. Sekarang dia sdh di level i (pelajaran anak SMP) dan bulan lalu dia mendapat  "Advance Student Honour Roll"2017.....Alhamdulillah.

Dengan pengalamanku pada anak2ku membuatku semangat mengajarkan sempoa pada anak2 lain karena tidak ada anak yg bodoh.....semua anak pandai dan semua anak bisa belajar matematika dg sempoa (khususnya aritmetika : tambah, kurang, kali dan bagi) dengan menyenangkan.