Nonton bareng 24 Mei 2010

Nonton bareng 24 Mei 2010

Friday, January 17, 2014

Selamat Tahun baru 2014

Selamat tahun baru 2014

Dear Moms.......
Apakah putra putrinya ada yg ikut kursus sempoa?
Bagaimana pengalaman dan kesan dari putra putrinya selama ikut kursus sempoa,sharing di sini yaaa......
Thanks,Moms

Wednesday, October 7, 2009

Foto-Foto Lomba Sempoa 8-8-2009

Foto-foto Lomba Sempoa dapat dilihat di sini ya...
http://www.facebook.com/album.php?aid=2024246&id=1156874904

Have a great day

Ella Hadisasmito

Thursday, October 1, 2009

Mohon Maaf Lahir Batin

Kami segenap pengurus LPS CITA Sempoa, depok mengucapkan "Selamat Hari Raya idul Fitri 1430 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin, Taqobalallahu minna wa min kum......

Monday, July 13, 2009

Lomba Sempoa Cita Tingkat Kotamadya Depok


Dear Cita-ers,

Insya Allah, Lembaga Pendidikan Sempoa Depok akan menyelenggarakan Lomba Sempoa Cita tingkat Kotamadya Depok dan Seminar tentang "Menyeimbangkan Otak Kiri dan Otak Kanan".


Acara akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu, 8 Agustus 2009

Waktu : 09.00 - 12.00 WIB

Tempat : Mall Depok


Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi guru pendamping masing-masing atau dapat menghubungi kantor pusat LPS Cita Depok


Terima Kasih


Ella Hadisasmito

Saturday, July 11, 2009

Wah...senangnya belajar sempoa

Aku senang belajar sempoa di LPS CITA ini, karena gurunya baik, banyak game dan hadiahnya. Dan yang paling aku suka, waktu aku di minta ikut membantu guruku mengajar sempoa adik-adik kelasku. Wah...seru banget dech!
Aku ikut kelas sempoa sudah 6 bulan, sekarang aku level 3 (tiga). Di sini aku belajar penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian tanpa menggunakan sempoa lagi alias bayangan. Setelah aku ikut sempoa, aku semakin cepat berhitungnya dan nilai matematikaku menjadi bagus lho......
Oh iya, tanggal 8 agustus nanti tempat sempoa kami akan mengadakan lomba sempoa di Mall Depok. Wah...serunya seperti apa ya, lombanya nanti.

Candy Ayu P.D
Kelas 4 SD

Monday, June 15, 2009

kisah mesin jahit dan seorang malaikat...

Siang itu aku memanggil seorang tukang servis mesin jahit, yang entah kenapa tiba-tiba aku langsung saja percaya pada kemampuan and kejujurannya. Sebut saja namanya pa kurnia, orangnya setengah baya dan sangat bersahaja. Ketika pertama kali aku mengenal suaranya lewat telphon, pertama yang ku terdengar dari mulutnya adalah suara salamnya “Assalamu’alaiku” begitu katanya
Pa Kurnia memperbaiki mesin jahitku sampai sore hari, disela-sela ia memperbaiki mesin jahitku aku mendapat banyak cerita seputar mesin jahit, mesin obras dan pengalamannya bekerja selama puluhan tahun di perusahaan mesin jahit singer sampai akhirnya dia membuka sendiri jasa servis mesin jahit dari rumah ke rumah. Oh…sungguh bersahaja ceritanya, tetapi dari kebersahajaannya aku menangkap sesuatu yang istimewa darinya yaitu dia begitu yakin dengan pekerjaannya bisa menjadi jalan rizqi baginya padahal pekerjaannya menurutku sangat sederhana hanya memperbaiki mesin jahit. Ku amati walaupun pekerjaannya sederhan Pa Kurnia menjalani pekerjaannya itu dengan sungguh-sungguh dan serius.
Istimewanya pa kurnia ini aku tanggap ketika ua(bude)ku berkata padanya bahwa dia bisa border tapi ngak bisa memperbaiki mesin bordirnya. Lalu dengan nada bercanda pa Kurnia menimpalinya, wah…jangan bisa semuanya bu. Nanti ngak ada pekerjaan buat orang lain seperti saya…hehehe. Benerjuga ya, kalau kita bisa melakukan semuanya sendiri kita tidak bisa berbagi rizqi dengan makhluk lainnya. Oh..sungguh dalam makna bercanda bapak ini, begitu gumamku dengan lirih.
Setelah pa kurnia menyelesaikan pekerjaannya ia memberikan catatan di sobekan kertas yang sangat sederhana, bukan buku nota, berapa rincian biaya yang harus ku bayar untuk pekerjaannya. Setelah aku membayarnya, apa yang pa kurnia katakan padaku sungguh sangat berkesan bagiku. Beginu katanya, terima kasih bu. Semoha mesinnya bisa buat usaha dan nanti bisa nambah mesin lagi dan kita bisa kerjasama lagi bu. Oh sungguh mengharukan, kata-kata yang mengandung doa yang tulus untuk membuka jalan rirqi bagiku dan baginya.
Bukan itu saja keistimewaan dari pa kurnia si tukang servis itu. Saat dia memohon ijin untuk sholat ashar dulu sebelum dia pulang, karena rumahnya cukup jauh dari rumahku. Dan ketika aku tanya dimana rumahnya katanya di pamulang, sementar aku di depok. Aku pun bertanya lebih lanjut paling jauh job bapak ke daerah mana? Pa Kurnia bilang ini belum terlalu jauh, bu. Karena dia pernah menerima orderan ke bekasi dan bogor. Waw...jauh juga bpk menjemput rizqi ya, begitu kataku. Anggap aja itu sebagai silaturahim,bu. Begitu katanya,waw....bapak ini sungguh berhati malaikat walau tampak sederhana penampilannya tetapi hatinya kaya dengan ilmu. Pantaslah wajahnya tampak bercahaya dan bijaksana.
Sesaat sebelum pulang aku masih tertarik mengajaknya bercerita seputar keluarganya. Pa kurnia punya tiga orang anak, yang dua orang sudah sarjana dan sudah bekerja. Anak pertamanya lulusan dari UNPAD dan anak keduanya lulusan UI, keduanya ahli kimia. Sementara anak ketiganya masih kuliah di UI. Ketika kutanya, ibunya anak-anak kerja apa pa? Ibu dari dulu cuman guru SD, begitu jawabnya merendah. Ia bu sebenernya kalau dihitung-hitung secara matematika ngak akan cukup penghasilan saya dan istri untuk membiayai anak-anak sampai kuliah sepoerti sekarang ini. Tapi Alhamdulillah bisa menyekolahkan mereka. Saya sih yakin aja kalau saya kerja keras dan anak juga kerja keras untuk sekolah pasti ada jalan dan ternyata bisa. Yang saya sendiri kadang ngak ngerti tiba-tiba ketika butuh uang untuk mereka sekolah kok ada aja kerjaan yang buka jalan rizqi kita, bu.
Pa kurnia ini bener-bener malaikat yang Engkau kirim untuk membuka hatiku untuk takjub akan kebesaranMu ya Allah. Apa lagi kata-katanya yang berbunyi ”kalau dihitung-hitung saya dan istri ngak bisa nyekolahin anak-anak sampe sarjana bu”. Jadi dia yakin bener bahwa Allah akan memberi rizqi kepada siapa yang dikehendakiNYA, termasuk dirinya.

Ella Hadisasmito

Moderator